BALASAN SURAT
Assalamu’alaikum
wr.wb
Selamat pagi, selamat siang, selamat sore dan
selamat malam. Entah selamat yang mana yang tepat karena saya tidak tahu kapan
bapak membaca surat dari Mahasiswa Bapak yang cantik,baik,rajin menabung dan
yang pasti tidak sombong ini. Semoga ketika Bapak membaca surat yang saya tulis
dari hati yang paling dalam ini dengan rasa cinta dan kasih sayang yang tidak
terlalu besar ini bapak tidak mual-mual
karena kata-katanya yang bikin baper. Semoga bapak Setia Naka Andrian dan
keluarga diberikan kesehatan dan rejeki yang baik dari Allah disetiap harinya.
Saya sangat sedih ketika perkuliahan yang Bapak ampu kosong karena saat itu
juga saya telah membuat baju yang saya pakai kotor dengan sia-sia tanpa pulang
dengan membawa ilmu yang bermanfaat dan hal itu dapat menambah berat laundry an
saya. Saya membalas surat ini dengan rasa kangen kepada mantan pacar saya yang
sampai saat ini mukanya yang songong itu masih nampak jelas di ingatan saya
namun tanpa disertai dengan rasa sayang. Bapak naka yang saya sayangi meskipun
ga terlalu sayang-sayang banget hehe. Saya merasa bahagia meskipun
membahagiakan diri sendiri dan mendapat sumbangan bahagia dari teman-teman
terdekat saya. Bapak Naka yang semoga selalu diberikan kebahagiaan perlu
dibenarkan saya adalah mahasiswa yang kurang makan indomie dan saya adalah
mahasiswa yang tidak begitu pandai menutup nutupi kekurangan dan
melebih-lebihkan yang kurang jadi saya
adalah mahasiswa yang seimbang. Saya ingin jujur kepada bapak, sebenarnya saya
cukup gemar membaca namun membaca novel yang bergenre romance dan humoris yang
saya pinjam dari perpustakaan dan saya menulis ini dengan terang-terangan
seterang terangnya. Bapak naka yang mungkin sedang membaca surat ini sambil
bernyanyi saya paham apa yang bapak sampaikan bahwa sebagai mahasiswa kita
harus rajin membaca untuk menggali ilmu dan informasi dari tulisan. Karena
dengan membaca pola bepikir pun dapat berubah dan dapat memperluas wawasan.
Bapak Naka yang baik hati dan penyabar (semoga, amin) saya sedang belajar memahami diri saya
sendiri karna saya juga ingin bertahan hidup demi mencapai cita cita saya agar
kelak dapat membahagiakan orang tua saya. Bapak naka, ketika saya membaca surat
ini saya membacanya sambil duduk di depan TV namun tetap memperhatikan kata
demi kata yang bapak tulis dengan kondisi perut yang agak lapar karna saya
sedang tidak memiliki pacar dan saya pun bergegas untuk sms pacar tanpa status
saya yang paling setia yaitu delivery order Ayam Goreng Noval dekat GP.
Motivasi saya untuk kuliah adalah agar kelak saya dapat menjadi seseorang yang
berguna bagi orang lain, menjadi wanita yang cerdas karna saya ingin kelak saya akan melahirkan
anak-anak yang baik dan berguna. Dan anak-anak itu berhak lahir dari rahim seorang
wanita yang cerdas. Bapak naka yang mulai saya sayangi saya paham kalau menjadi
seorang pendidik tidaklah mudah karena tanggung jawab dalam mencerdaskan
peserta didiknya agar mendapat ilmu yang bermanfaat, Maafkan saya apabila saya
berbicara bersama teman saya dikelas dan kurang memperhatikan bapak. Saya sadar
sebelum saya ingin diperhatikan saya juga harus memperhatikan orang lain
terlebih dahulu. Maafkan saya juga karna saya tidak pandai dalam berkata puitis
namun saya akan berusaha dalam menciptakan kata-kata yang indah dan
puitis. Bapak naka yang yang berbahagia
sehingga saya pun juga iku bahagia alhamdulillah saya telah menyelesaikan
balasan surat bapak. Mohon maaf apabila saya menuliskan kata-kata yang kurang
mengenakan bagi bapak. Semoga bapak dapat memaafkan dengan sepenuh hati yang
paling dalam
Wassalamualaikum
wr.wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar